#theatre

“Run Away With Me”

from The Unauthorized Autobiography of Samantha Brown

 

 

Let me catch my breath.

This is really hard.

If I start to look like I’m sweating

That’s ‘cause I am.

 

I’m not good with words.

But that’s nothing new.

Still I have to try to explain what I want to do

With you…

With you.

 

Run away with me.

Let me be your ride out of town.

Let me be the place that you hide.

We can make our lives on the go.

Run away with me.

Texas in the summer is cool.

We’ll be on the road like Jack Kerouac

Looking back,

Sam, you’re ready,

Let’s go

Anywhere.

Get the car packed and throw me the key.

Run away with me.

 

Sam, I know it’s fast.

I’m in love with you.

Sam, it’s crazy but Sam, I’m crazier for you.

I have these plans.

Sam, I have these plans

Of a house that we build on a bay

When we run away.

Let me be your ride out of town.

Let me be the place that you hide.

We can make our lives on the go.

Run away with me.

Alabama heat – sign me up.

We’ll be on the road like some country song.

Won’t be long.

Sam, you’re ready.

Let’s go

Anywhere.

Get the car packed and throw me the key.

Run away with me.

 

I’m not trying to make you a wife here,

I’m not trying to tie you down.

I’m just saying there may be a life here –

A new one as soon as we run,

Just as soon as we run.

Run away

 

Let me be your ride out of town.

Let me be the place that you hide.

We can make our lives on the go.

Run away with me.

Mississippi mud – watch me slide.

We’ll be on the road like Jack Kerouac,

Looking back.

Sam, you’re ready, Sam

Let me be your ride out of town.

Run away with me.

California dreams here we come

Romeo is calling for Juliet

Ready, set

Sam, you’re ready.

Let’s go

Anywhere.

Say the word and I’m already there!

Run away with me.

@2 weeks ago

Grant Gustin are just adorable!!!!

@3 weeks ago
How do you explain this?  (Taken with instagram)

How do you explain this?  (Taken with instagram)

@1 month ago
This is how we play…  (Taken with instagram)

This is how we play…  (Taken with instagram)

@1 month ago
@1 month ago
@1 month ago
@1 month ago

12:51

DI sini, di lorong menuju boarding room ini, kita dulu pernah melangkah bersisian, bergandengan tangan sembari melempar tawa diantara cerita-cerita yang keluar dari mulut masing-masing. Aku bicara, kamu mendengarkan. Kamu bercerita, aku menimpali. Begitu terus. Saking asyiknya, kita bahkan tak sadar mungkin sudah menarik perhatian banyak orang. Tapi, siapa peduli?

Waktu itu, menyusuri lorong ini terasa begitu singkat. Dengan jari-jariku berada dalam genggamanmu, aku bahkan tak sadar sudah berapa jauh kita melangkah. Aku tak ingat berapa orang yang kita lewati, berapa tempat sampah yang kita abaikan. Yang aku ingat hanya tawamu, merdu seperti irama dari pagelaran musik yang kita tonton sabtu lalu. Yang aku ingat hanyalah binar matamu yang cemerlang setiap kali bicara mengenai mimpi-mimpi besarmu. Yang aku ingat adalah gelak tawamu yang selalu ampuh menjadi obat kala insomnia keparat itu melandaku. Aku juga ingat caramu mengusap kepalaku, lembut sembari berkomentar mengenai rambut ini, “Rambutmu sudah panjang ya?” yang kemudian akan dilanjutkan dengan repetan lain seperti, “Jangan dipotong ya, sayang banget.” atau “Kamu lebih cocok kalau rambutnya panjang gini.”

Aku ingat semuanya.

Bahkan detik saat kamu mengecup keningku, aku juga ingat. 12:51. Sepuluh menit sebelum pesawat yang kita tumpangi lepas landas. Tiga setengah jam sebelum kita mendaratkan kaki kembali di tanah air. Lima seperempat jam saat kita berpisah untuk pulang ke rumah masing-masing, membawa cerita pada keluarga mengenai hari-hari kita di negara tetangga untuk menuntut ilmu. Tujuh jam lewat lima belas menit sebelum kamu akhirnya menelponku dan berkata lewat suara renyah yang kukagumi itu, “I miss you so much, Bi.” dan akan kujawab tanpa ragu, “I miss you too, Ga.”

See? Aku masih ingat semua.

Jadi, ketika kamu memintaku untuk melupakan semuanya, aku tak sanggup.

Maka, hari ini, di menit ke 55 dari jam 12 siang, aku kembali berdiri di lorong menuju boarding room ini. Menunggu. Entah siapa yang kutunggu. Hatiku perih. Ada luka besar menganga di sana. Karena kamu? Entah, aku juga tak tahu. Yang pasti, kurang dari empat jam lagi aku akan berada di kota kenangan kita. Tempat kita pertama bertemu. Entah apa yang akan kulakukan di sana. Mungkin hanya duduk saja di salah satu sudut kafe Clarke Quay seperti yang sering kita lakukan, atau berjalan tanpa arah di sepanjang Orchard Roam. Aku tak peduli. Yang jelas, aku harus pergi dari kota ini. Pergi sejauh mungkin dari tempat yang akan mengingatkanku bahwa ini adalah hari bahagiamu. Aku harus berada di tempat dimana tak ada satu televisipun menyiarkan berita mengenai kamu dan keluarga darah birumu itu. Di mana tak satupun majalah yang menampilkan wajahmu, tawamu, bersama seseorang lain.

@2 weeks ago
From the beauty inside… (Taken with instagram)

From the beauty inside… (Taken with instagram)

@1 month ago

They’re Gay. so what?

well…. these two week, entah kenapa gue jadi doyan sama glee. hehe.. telat yah, but better late than never, right? :)

Salah satu pasangan yang paling gue suka di Glee adalah Kurt-Blaine.

Yes, they’re gay.

So what?

A gay friend said this to me. “Oke, I’m gay and he’s straight, tapi bukan berarti dia lebih baik dari gue kan?”

Yes, bener banget. Oke, gue bukannya mendukung kelompok ini. tapi kadang suka gak terima kenapa banyak orang yang masih meremehkan orang-orang ini. Masih banyak yang suka meledek dan menganggap mereka ini aib. banyak yang menutup mata meski tahu ada banyak gay di sekitar mereka.

Come on, kalo lo nggak suka, jangan judging mereka. Lo pikir mereka gak sedih? Gak punya perasaan?

kalo kata tmn gue, “Gue nggak minta dilahirkan seperti ini. Trus gue bisa apa? protes? Sama siapa? Tuhan? Dikasi hidup aja gue udah bersyukur banget.”

Nah, see? Sedih gak sih dgrnya? Apalagi dia jg cerita gimana gak enaknya harus sembunyi2, bersikap kalau dia straight agar diterima sama lingkungan dan tertekan batinnya setiap hari. Hei, hidup dg berpura-pura itu gak enak… Dia juga pengin kok bisa gandengan tangan, show off his feelings or whatever tanpa harus sembunyi2. Tapi kalau dia jujur, kerjaan gimana? keluarga gimana? masyarakat gimana? Jadi daripada mengorbankan itu semua, dia memilih mengorbankan perasaannya. Untuk itu dia harus sembunyi2 ketemu sama pacarnya ini. Which is means, they’re not be together in public area dan kalau ketemu harus cuek seolah-olah diantara mereka gak ada apa-apa. Iya kalau ketemunya biasa, tapi kalau ada yg nemplok? Cemburu tapi nggak bisa diungkapin itu gak asik! *curhat*

So, kalau ada yg temennya gay, don’t judge them. Sometimes, the gays are most understandable than man. Open you eyes, your mind, see the world with brain. gak selalu yang lo anggap buruk itu juga buruk untuk orang lain. Begitupun sebaliknya.

I learn a lot of things from peoples around me. And that’s lovely :)

@1 month ago

Kurt and Blaine are the sweetest couple on Glee! Loves them! :)

@1 month ago
@1 month ago
@1 month ago

LOVE this episode!!!!! THIS is my fave :)))))

@1 month ago